Rabu, 28 April 2010

Minder karena vaginanya jelek.?

Setiap manusia sehat, jelas tidak ada keterkecualiaan pasti punya Libido/ gairah seks, hanya ketika orang tersebut sakit atau punya problem dalam perasaannya yang memungkinkan gairahnya menurun atau hilang sama sekali. Dr Alan Hirsch, neurolog pada Nercy Hospital, Chicago, Amerika Serikat menerangkan hasil penelitiannya, yaitu bagi orang yang mempunyai problem pada penciumannya, dia juga akan problem dengan gairahnya.


gambar ilustrasi ini ambil dari image google


Kita akan sadari, kegiatan bercinta ini merupakan kebutuhan yang paling dasar dari setiap manusia,bohong besar kalau hal ini dikaitkan dengan agama, ada yang berpendapat jika kita jalankan dengan taat ajaran agama, maka libidomu bisa diredam dengan berdoa.


Menurut pendapat pribadi (kalau salah, harap dimaafkan dan dimaklumi, krn tiap org punya pendapat sendiri2,) gairah seorang manusia tidak bisa diredam dengan ajaran-ajaran agama, tapi agama bisa memberi pelajaran untuk mengendalikan libido kita, agar kita tidak seperti binatang, dimana ada gairah, disitu adegan bercinta terjadi. Sebagai contoh, kita lihat seekor ayam jantan, dia bisa saja mengawini ibunya, anaknya, cucunya atau adik dan kakaknya, (hal ini sering saya saksikan, karena saya hobbi memelihara ayam hias)


Banyak pasangan yang menjalani hidup perkawinan menjadi tidak bergairah lagi dalam melakukan hubungan seks dikarenakan banyak faktor penentu di antaranya:


@ Faktor yang paling sering dikemukakan adalah kesibukan dalam memenuhi kebutuhan hidup lainnya seperti, target memiliki rumah sendiri dan lain sebagainya, menyebabkan masing-masing sibuk dengan karier dan target-target hidupnya sendiri jadi, tidak ada lagi waktu dan tenaga yang tersisa untuk sekadar menjalani keromantisan dan fantasi seks yang mungkin dulu, sangat mengebu-ngebu ketika berpacaran karena dibatasi oleh waktu pertemuan berkala dan sangat terbatas.


@ Faktor lainnya penyebab redupnya gairah terhadap pasangan hidup adalah, sebagian besar orang melupakan apa yang dulu membuat pasangannya tertarik padanya, sampai bisa memutuskan hidup bersama dalam ikatan perkawinan. Terutama kaum wanita begitu masuk dalam kehidupan rumah tangga sering melupakan penampilan dan kebersihan diri. Padahal mungkin faktor inilah yang menbuat pasangannya memutuskan ingin menjalani sisa hidup berdua dengannya, pemandangan sehari-hari yang disuguhkan pada suaminya adalah daster dan gulungan rambut, padahal sang suami mendapatkan suguhan indah dan rapi dari para rekan kerja atau orang yang sering seperjalanan pulang dan pergi dalam beraktivitas hidup. Nah, jangan lupakan pepatah yang mengatakan: Dari mana datangnya cinta, cinta turun dari mata ke hati.


Sebagai Pasangan baik itu pihak istri, atau suami jangan pernah menurunkan kualitas penampilan Anda dalam hidup ini, dan sebisa mungkin tingkatkan ke arah yang positif karena tidak ada orang yang suka melihat sesuatu yang menjijikan, jorok dan membosankan pada diri pasangannya. Jangan lupa kebosanan faktor yang utama dalam hal turunnya gairah, maka selalulah jaga dan rawat penampilan dan tubuh Anda.


- Faktor lain yang menyebabkan redupnya gairah seks adalah timbulnya rasa persaingan di antara pasangan terutama untuk pasangan yang bekerja, umumnya seorang laki-laki merasa dipojokkan egonya kalau mendapati kenyataan karier istrinya lebih sukses ditambah penghasilannya lebih besar. Mungkin ini nasihat baik untuk para istri yang dalam posisi demikian untuk rajin-rajin mengontrol tingkah lakunya jangan sampai menimbulkan perasaan Anda lebih unggul dari pasangan Anda. Tapi tempatkan pasangan Anda sebagai kepala rumah tangga yang membuat Anda tetap pada posisi sebagai istri yang ‘merendah dan membutuhkannya’ percayalah sikap ini tidak akan menurunkan martabat dan hak emansipasi perempuan, tapi membuat Anda sebagai istri yang dibanggakan dan dirindukan oleh suami.


- Faktor yang tak kalah penting, yaitu keseimbangan dan kebijaksanaan pikiran, jadilah kasir yang teliti, cermat dan adil dalam mengelola keuangan yang dipercayakan pasangan, terbukalah dalam setiap pengeluaran yang menyangkut kebutuhan berdua termasuk ‘sumbangan-sumbangan’ untuk orang tua atau keluarga lainnya masing-masing pihak, hindari perasaan salah satu tidak mendapatkan perlakuan adil, karena banyak kasus pertengkaran suami istri dimulai dari hal ini dan merambah ke tempat tidur, sehingga mudah ditebak apa yang terjadi di sana. Lebih baik mencegah penyakit daripada mengobatinya.


Faktor yang disebutkan diatas, itu lebih menekankan dari segi psikis, bagaimana dengan alasan fisik.? banyak suami atau bahkan para perempuan itu sendiri yang merasa minder karena merasa organ vitalnya bermasalah baik itu karena keluhan penyakit atau hanya sebatas perasaan saja seperti jelek bentuknya atau terlalu longgar, bahkan terlalu becek.!. Saya pernah bertemu dengan seorang klien yang bilang “punya saya ini jelek sekali.! masa bentuknya seperti gitu.!”


Mungkin karena banyak perempuan yang minder dan merasa sangat perlu untuk memperindah alat vitalnya, tentu saja tujuannya untuk disayang suami, maka sekarang dibanyak tempat banyak bermunculan klinik-klinik kecantikan untuk organ intim tersebut, dunia kecantikan atau bedah kosmetik sudah menciptakan beberapa teknik perawatan vagina.


“Memang banyak perawatan khusus vagina, seperti ratus vagina. Namun menurut beberpa penelitian, hal ini belum teruji klinis. Ada pula yang dengan cara operasi, seperti vagino plasty dan labio plasty


Mengenai ukuran vagina sendiri, sebenarnya tidak ada standar dimensi mengenai bagian intim ini, karena ukuran vagina bervariasi antara satu wanita dengan yang lain. Menurut Dr Hilda Hutcherson, profesor klinis bidang obstetri dan ginekologi dari College of Physicians and Surgeons, Columbia University, vagina seharusnya mampu mengakomodasi segala ukuran penis. vagina sangat elastis, dan memiliki kemampuan untuk meregang. Hal inilah yang memungkinkan wanita untuk mengakomodasi segala ukuran penis, dan bahkan ukuran bayi, saat melahirkan.


Banyak perempuan yang khawatir bahwa vagina mereka terlalu sempit, yang menimbulkan rasa sakit saat berhubungan seksual, padahal hal ini lebih disebabkan kurangnya ‘pemanasan’ yang akan menghasilkan lendir vagina saat perempuan mulai bergairah / terangsang.


Jika rasa sakit berlebihan dan ‘pemanasan’ sudah dilakukan dengan cukup, maka bisa saja perempuan tersebut mengalami vaginismus. Kondisi ini terjadi ketika otot-otot vagina tanpa sengaja menciut selama hubungan seks berlangsung, menurut beberpa ahli, hal ini lebih disebabkan oleh trauma jiwa atas tanggapannya terhadap hubungan seks.


ingin mencoba resep alami, coba lakukan resep jus buah dan herbal mengatasi masalah keputihan dari buku Healthy Lifestyle with Jamu, karangan Dra Martha Tilaar berikut:


Bahan:
100 gr buah delima (1 buah sedang)
15 gr kulit buah delima (1 potong kecil)
15 gr kunyit (1 jari)
5 gr daun beluntas (1/2 genggam)
5 gr jahe (1 ruas jari)

Cara pembuatan:
1. Bersihkan semua bahan, dan potong kecil-kecil.
2. Rebus kulit buah delima, kunyit, jahe dengan 1,5 gelas air hingga tinggal setengahnya (100 ml), saring, ambil airnya.
3. Masukkan bahan-bahan lain yang sudah dipotong dan air rebusan ke dalam blender.
4. Tempatkan dalam gelas dan siap disajikan.


semoga bermanfaat, salam bahagia untuk semua.!

ditunggu dan silahkan tulis di kolom komentar



Jumat, 16 April 2010

Bosan dengan pasangan.?

Sulit untuk mendeteksi proses awal yang membuat hubungan Anda merenggang, baik terhadap pasangan, atau dalam relasi antar kolega bisnis. Oleh karena itu, kita mungkin merasa terkejut ketika tiba-tiba dihadapkan pada suatu kenyataan, bahwa dalam kenyataannya, kita sudah sangat ‘jauh’ dan terasa tidak saling mengenali lagi.


gambar ini pinjam dari : http://anaknaholsoan.wordpress.com/


Walaupun tidak berbahaya, kebosanan merupakan salah satu penghancur suatu hubungan, begitu juga kebosanan yang dirasakan dalam satu ikatan pernikahan. Kebosanan menghancurkan dari dalam, dan keberhasilan melepaskan diri dari rasa bosan ini, bergantung dari kepribadian masing-masing orang yang terlibat dalam hal usaha memperbaiki, dan melepaskan diri dari rasa bosan itu. Tentu saja kita tidak bisa berangan-angan, menanti-nanti keajaiban bahwa kebosanan tersebut akan hilang dengan sendirinya, Sangat perlu melakukan usaha untuk menghilangkannya.


Perlu Anda ingat yang dihampiri kebosanan bukan diri Anda saja, sebab biasanya pasangan kita pun merasakan hal yang sama. Hanya saja tergantung kembali pada kepribadian masing-masing pihak, ada yang diam-diam bisa memecahkan masalah kebosanan dengan sikap positif, tapi tak jarang selingkuh, terjadi bukan karena cinta antar pasangan sudah luntur, tapi semata-mata karena bosan dan hubungan jadi monoton yang masuk dalam pola rutinitas.


Sangat disayangkan dalam memerangi rasa bosan ini, banyak pasangan diam-diam memelihara fantasinya sendiri, yaitu akan adanya seseorang yang akan ditemui disuatu hari yang akan memberinya rasa segar, mengenyahkan rasa bosan dengan orang yang sama dalam waktu lama. itulah bibit penyakit yang akan mematikan secara perlahan-lahan gairah terhadap pasangan, dan menjadi bumerang dalam hidup perkawinan itu sendiri.


dalam relasi pernikahan, banyak hal yang menyebabkan timbul kebosanan, salah satunya karena rutinitas pertemuan dan melakukan hal yang sama setiap hari dalam waktu lama, jika hal ini yang dirasakan.


untuk solusi mengusir kebosanan mungkin, kita bisa mencoba melakukan usaha-usaha seperti 1) pergi keluar berdua. 2)Buatlah sesuatu yang di luar kebiasaan anda berdua dengan tujuan positif seperti “Bulan Madu” kedua. atau 3) sama-sama untuk saling memberi saran untuk perubahan penampilan baik potongan rambut, warna pakaian bahkan penempatan perabotan ruang tidur, atau seisi rumah. Intinya buatlah perubahan, kikis hal-hal lama, ganti dengan yang baru.


Jika suatu pikiran sudah ‘melenceng’, kita perlu menentukan apakah yang sudah mengusik dan seberapa perlukah, kita meluruskan masalah ini. Jika kita tidak mampu menghadapi rasa tidak puas ini secara arif bijaksana, Kita menghadapi risiko menjadi sakit. Rasa marah, rasa kecewa yang dipendam menimbulkan bom waktu menyebabkan depresi dan Anda akan menghadapi kehilangan rasa percaya diri, rasa hormat pada diri sendiri dan akhirnya tidak dapat mengendalikan diri sendiri.


Pada dasarnya manusia memang mahkluk pembosan, berbeda dengan hewan yang kesadaran jiwanya hanya mengandalkan pertahanan untuk hidup, maka hewan tidak akan protes jika sepanjang hidupnya tidak ada perubahan, dipelihara dalam tempat yang tetap dan makanan yang itu-itu saja, untuk mereka tidak masalah. Tetapi manusia cepat bosan.! Itu disebabkan lapisan kesadaran manusia berkembang dengan pesat, sejak baru dilahirkan sampai umur puluhan tahun, kesadaran jiwanya terus menerus berubah, semakin tinggi kemampuannya berpikir, semakin pembosanlah dia.! Dalam salah satu bukunya ada kata-kata James Russel Lowel: “ Hanya orang bodoh dan orang mati sajalah yang tidak pernah mengubah pikirannya.


Jika kebosanan tidak ditanggulangi, maka emosi kita akan liar tidak terkendali, membuat kita susah tidur, bahkan makanpun tidak enak, perasaan menjadi gelisah dan banyak berandai-andai, akhirnya frustasi yang bisa mengarah pada depresi, dan membuat keadaan semakin rumit karena ketidak stabilan emosi, jika tidak cepat diatasi, bisa cepat mendaftar jadi penghuni RSJ……! gawat ‘kan.?


salam hangat untuk semua, semoga tulisan ini ada manfaatnya untuk yang baca

Jumat, 12 Maret 2010

pijatan yang bisa meningkatkan libido


http://kesehatan.kompasiana.com/2010/03/12/pijatan-yang-bisa-membangkitkan-libido/



Banyak mitos berkata, ukuran alat kelamin berhubungan dengan kepuasan seks, Ada pendapat yang mengatakan kepuasan yang diberikan seorang pria pada pasangannya diukur dari besar kecilnya alat kelamin (penis) pria tersebut. Apakah pendapat tersebut benar adanya?


Tentu saja hal itu tidak benar.! Karena kepuasan dalam melakukan hubungan intim, sebenarnya tidak ditentukan oleh besar kecilnya alat kelamin seorang pria. Pendapat bijaksana: mengatakan: “Semua anggota tubuh seseorang, bisa menjadi alat untuk memuaskan seksual pasangannya”. Menurut jajak pendapat, kepuasan wanita lebih ditentukan oleh kepintaran seorang pria dalam pemberian pemanasan (rangsangan seksual) dan menguasai (tau) daerah erotis pasangannya.


Salam sejahtera kompasianer, bersama ini saya coba postingkan sebagian tulisan yang saya kutip dari salah satu buku yang sudah beredar, dan sekali lagi saya menghimbau, janganlah anda merasa digurui oleh saya dengan tulisan ini, tetapi saya coba berbagi pengalaman dan pengetahuan, serta berharap postingan ini ada manfaatnya untuk keharmonisan Rumah tangga anda-anda.!


dibawah ini beberapa pijatan yang bisa dicoba dan dilakukan serta dirasakan manfaatnya, pijat ini tentu saja sangat bagus untuk dilakukan bersama pasangan, tetapi apa salahnya jika anda juga bisa melakukan sendiri untuk keperluan kesehatan.


penis termasuk bagian tubuh yang selalu ditutupi, tentu saja kita tidak mungkin untuk menjemur diterik matahari pagi yang kaya akan vitamin D yang sangat baik untuk kesehatan. tapi jika ada waktu dan situasi memungkinkan, apa salahnya anda melakukan penjemuran penis dibawah terik matahari pagi. jadi selain dipijat tentu saja dijemur akan sangat bermanfaat untuk kesehatan.


Pijat sensual yang bisa dilakukan sendiri atau berpasangan, Pada saat inilah, Anda sebagai pasangan tidak ada lagi rasa sungkan dalam saling merangsang sebagai pasangan suami istri, dan hindari sikap ‘ngebos’ dari salah satu pihak. Jangan salah seorang dari pasangan merasa sudah seharusnya pasangannya melakukan rangsangan. Perlu Anda ingat tercapainya orgasme (kepuasan seksual) adalah tanggung jawab Anda berdua.

Perineum. Inilah bahasa latin untuk area selangkangan. Arena ini dipercaya merupakan daerah super sensitif bagi seorang pria, titik tersebut terletak di antara anus dan kantung kemaluannya. Dalam pengobatan China khususnya ilmu akupunktur daerah ini dipanasi oleh moksa (cerutu terbuat dari daun tumbuhan Mei) untuk menambah kekuatan seksual pria, terutama yang sudah bermasalah seperti ejakuasi dini, sulit ereksi dan sebagainya.


Di bawah daerah ini terdapatlah kelenjar prostat, rangsangan di daerah ini bisa Anda lakukan sendiri untuk pengobatan, (pijatlah dengan gerakan melingkar dengan sedikit tekanan) atau dilakukan oleh pasangan Anda sebagai pengobatan sekaligus sebagai rangsangan untuk memulai hubungan intim.


Caranya: Letakkan kedua jari Anda di belakang kantung buah zakar, tekan sebentar, terus lepaskan (waktu/ ritmennya) Anda atur sendiri, yang penting tekanan demi tekanan jangan terputus harus berirama yang mendatangkan kenyaman, maka jangan menekan terlalu keras tapi harus mantap sehingga terasa ditekan. Ulangi teknik tekan-lepas ini selama beberapa kali. Rangsangan pada daerah ini membuat pria orgasme dengan berkepanjangan, maka persiapkan untuk istri dimulai, jika Anda ingin orgasme bersama.


Pijatan pada batang penis dan kepalanya, untuk lebih efektif perhatikan refleksi organ yang ada didaerah batang kemauan lelaki ini,



Hangatkan 1-2 sendok makan minyak bulus atau minyak zaitun (bisa dibeli di toko obat atau supermarket). Hirup napas panjang serta gosok telapak tangan, kemudian telan napas dan tahan. Setelah dirasa telapak tangan menjadi panas hembuskan napas serta ambil minyak hangat tersebut dilulurkan pada batang penis sambil dipijat perlahan (jangan terlalu lama, bisa menyebabkan lecet) dengan posisi telapak tangan kiri Anda menyangga/mengengam (jempol ada di bagian atas, empat jari pun ujungnya di atas batang penis sementara tangan kanan memegang pangkal batang (diantara jari telunjuk dan jari tengah), biarkan beberapa saat jangan pakai celana dalam dulu (10- 15 menit) jika memungkinkan keadaannya batang penis bisa dijemur di sinar matahari pada pagi


Pijatan pada “Topi penis” (bagian bulat kepala penis) lebih jelas pada pria yang sudah disunat. Dan, ada keuntungan ganda selain faktor kebersihan. Seorang pria yang disunat merasakan kenikmatan dan lebih sensitif jika bagian kepala penis ini dirangsang, dan Bagian ini hampir sama sensitifnya dengan klitoris pada seorang wanita.


Caranya: genggam dengan nyaman batang penis. Bila suka, balurkan sedikit minyak pijat. Lalu, bergeraklah ke atas, sentuh dengan mantap. “Begitu Anda mencapai ‘mahkotanya’, buka tangan Anda, hingga bagian telapak tangan bertumpu pada bagian bulat yang merupakan topi dari penis tersebut. bagi seorang istri yang mahir memainkan jari jemarinya, maka pria yang menjadi pasangannya akan merasakan kenikmatan rangsangan yang luar biasa. Maka dengan kejadian ini, mana ada pria yang tahan untuk memendam libidonya untuk segera melakukan hubungan intim dengan wanita yang mahir ini.


Perhatian untuk para perempuan khususnya para istri, marilah kita sama-sama maju dalam kemahiran / kecerdasan seksualitas, agar suami-suami kita bisa sehat lahirbatinnya untuk terus menjadi suami yang setia karena tidak ada lagi ‘kambing hitam’ untuk meraih kepuasan diluar diri kita, dengan alasan masalah seks.


selamat mencoba, dan teriring salam bahagia untuk semua.!

keterangan :

asal tulis buku penerbit Elexmedia thn 2004 berjudul “Meningkatkan kemampuan seksual”

foto 1 dan ke 3 diambil dari google




Selasa, 02 Maret 2010

Aborsi, ach dilema hati nurani.!

Bagi yang KUAT IMAN tapi LEMAH JANTUNG disarankan jangan buka tulisan ini, sebab gambar-gambarnya tidak disensor, jadi jika anda mengalami serangan jantung karena kaget, Kami (penulis dan admin) dibebaskan dari keharusan bertanggung jawab.!


Bagi yang LEMAH IMAN tapi BERJANTUNG KUAT diminta untuk membacanya dengan pikiran bijaksana, bukan membahas moral atau tidak bermoral, tapi perlukah kita melakukannya.? perlukah kita menolaknya.? perlukah kita menyetujuinya.? semua tergantung SIKON (Situasi Kondisi) benar ngak.???


Pada tahun 2007 saya dikirimkan suatu ajakan untuk ikut ambil bagian secara aktif terhadap PELARANGAN ABORSI, sebagai seorang perempuan juga seorang ibu dari tiga putra putri, saya dengan sangat menyesal tidak bisa langsung mengatakan : YA untuk pelarangan aborsi ini.!. akibatnya saya dicemooh sebagai ibu tak bermoral karena dianggap setuju dengan Aborsi.


Tentu saja menuduh saya tak bermoral, sah-sah saja.! tapi saya punya alasan kenapa saya TIDAK bisa langsung setuju dengan pelarangan aborsi ini.


Pembaca, anda saya rasa semua sudah tau apa yang dimaksud dengan istilah Aborsi.? yaitu penguguran kandungan / pengeluaran janin secara paksa dari rahim sang ibu. JELAS hal ini sepintas saja, kita akan menyatakan suatu perbuatan yang benar-benar biadab.! tak berprikemanusiaan.!!! bagaimana seorang ibu yang seharusnya melindungi janin yang tumbuh diperutnya, malah bertindak membunuh janinnya sendiri.



Tentu saja, ABORSI sangat tidak manusiawi.! suatu perbuatan yang sangat kejam jika hal ini dilakukan dengan sadar, apalagi dilakukan berulang-ulang.!


kenyataan dilapangan, berdasarkan survey dipelbagai rumah kost / pemondokan mahasiswa, ternyata melakukan aborsi itu sudah hal biasa.! ini terbukti dengan terbongkarnya beberapa kali klinik-klinik ilegal tempat aborsi.! ternyata para kliennya adalah anak-anak muda usia dan status mereka single, alias belum menikah.!



Kita bertanya kenapa ada kasus Aborsi.? karena ada orang yang melakukan hubungan seks.! kenapa mereka ngeseks.? sebab seks itu kebutuhan biologis mahkluk hidup yang alami, tidak bisa dicegah atau dihilangkan dari kehidupan ini.!


berdasarkan fakta seks itu kebutuhan biologis yang ada pada semua mahkluk hidup maka dalam banyak contoh dikebudayaan barat, pencegahan kehamilan LEBIH PENTING dibandingkan pencegahan orang melakukan hubungan seks.!


Jangan heran, para orang tua dibeberapa negara seperti yang dilakukan teman saya di Belanda, dia menanyakan pada anaknya, apa kondom atau pil anti hamilnya masih ada.? ketika dia akan pergi belanja kesuper market.


Teman saya itu, enteng sekali menanyakan hal ini.! sebab bagi banyak orang tua di negara tersebut, mencegah kehamilan jauh lebih manusiawi dibanding mencegah orang melakukan hubungan seks, dan merekapun merasa ikut berdosa jika harus melaksanakan aborsi, membunuh janin yang tumbuh.Tentu sangat berbeda di negara kita, kita cenderung melarang SEMUA.! ya semua tanpa pertimbangan.! tanpa mau tau kalau kebutuhan bilogis itu tidak bisa dicegah.


Tentu saja, norma-norma hidup dengan budaya dan alam berpikir tiap orang berbeda, dalam pelaksanaan berpikir dan melaksanakan hubungan seks, yang bisa dilakukan adalah menajdi BIJAKSANA dalam melakukan / menyalurkan kebutuhan biologis ini. kita bukan binatang yang setiap mau.! trus langsung kawin dan tidak perduli dimanapun berada, atau dengan siapa kita mau melakukannya, yang penting Happy..


Aborsi untuk menjaga NAMA BAIK


Sebagian masyarakat mengindentikkan kegadisan dengan ‘kehormatan’ maka ada istilah, jaga lho kehormatanmu.! Mungkin karena difinisi ‘kehormatan’ ini, maka sekarang banyak yang berusaha mati-matian menjaga ‘kehormatan’nya, dengan segala cara, termasuk melakukan aborsi, mengugurkan janin yang tumbuh diperut dan dilakukan sembunyi-sembunyi, karena untuk menjaga ‘kehormatan’ yaitu nama baik diri dan keluarga.! Jadi soal kegadisan, tidak dimasalahkan lagi, tapi kehormatan (nama ‘baik’) itu yang dipertahankan.!!! lucu juga yah, nama ‘baik’ haahahaa, apa ada nama ‘jelek’.?


Disisi lain, ada banyak orang yang benar-benar mempertahankan ‘kegadisannya’ maka banyak yang mengalami kematian karena benar-benar melawan pemerkosanya, dan tidak sudi ‘kegadisannya’ atau kehomatan dirinya direnggut dengan begitu aja, apalagi memberinya dengan suka rela. Ya benar sih, masing-masing orang punya prinsif hidup yang lain-lain tentunya, mulai dari yang suka mengobral ‘kegadisannya’ demi seteguk kenikmatan bebrapa saat, atau demi dikatakan sebagai orang modern berpikiran terbuka dan sebagainya, sampai yang pilih-pilih siapa lelaki yang boleh merengut ‘kegadisannya’ Nah semua berpulang pada diri masing-masing, sebagai orang tuapun tidak bisa ‘mengembok’. supaya tidak kecolongan kegadisan anaknya.



Teknik Aborsi

Slide-slide kedokteran itu memperlihatkan teknik aborsi, ternyata kenapa para dokter tidak bersedia mengugurkan janin yang sudah lebih dari 1-2 bulan, karena alat sedotnya tidak muat untuk menyedot janin yang sudah mulai berbentuk.



Pada kehamilan muda (dibawah 1 bulan)

Pada kehamilan muda, dimana usia janin masih sangat kecil, aborsi dilakukan dengan cara menggunakan alat penghisap (suction). Sang anak yang masih sangat lembut langsung terhisap dan hancur berantakan. Saat dikeluarkan, dapat dilihat cairan merah berupa gumpalan-gumpalan darah dari janin yang baru dibunuh tersebut



Pada kehamilan lebih lanjut (1-3 bulan)

Pada tahap ini, dimana janin baru berusia sekitar beberapa minggu, bagian-bagian tubuhnya mulai terbentuk.


Aborsi dilakukan dengan cara menusuk anak tersebut kemudian bagian-bagian tubuhnya dipotong-potong dengan menggunakan semacam tang khusus untuk aborsi (cunam abortus).


Anak dalam kandungan itu diraih dengan menggunakan tang tersebut, dengan cara menusuk bagian manapun yang bisa tercapai. Bisa lambung, pinggang, bahu atau leher. Kemudian setelah ditusuk, dihancurkan bagian-bagian tubuhnya. Tulang-tulangnya di remukkan dan seluruh bagian tubuhnya disobek-sobek menjadi bagian kecil-kecil agar mudah dikeluarkan dari kandungan.


Setelah melihat dan mengetahui bagaimana aborsi itu dilakukan, silahkan anda semua berpikir kembali untuk mengatakan YA atau TIDAK pelarangan aborsi itu.!


ingat negara kita, belum mampu untuk menyantunin anak-anak yang terlahir dari orang tua yang belum “siap” baik secara mental apalagi secara ekonomi.! maka semua perbuatan adalah tanggung jawab sendiri, bukan mengalihkan tanggung jawab pada pemerintah dan orang tua.! Anak-anak muda jaman sekarang HARUS sudah diajarkan tanggung jawab terhadap hidupnya, jika dimomong terus kapan generasi kita bisa maju.?



Rumah singgah bagi calon ibu tak bersuami


Saya diskusi dengan anak pertama, mengingat pada tahun 1999 WHO meluncurkan strategi MPS (Making Pregnancy Safer) yang intinya, meminta perhatian pemerintah dan masyarakat ditiap negara untuk memperhatikan “Keselamatan Ibu yang Melahirkan” (Safe Motherhood) dimana badan dunia tersebut prihatin, akan banyaknya kematian ibu dan bayi baru lahir, baik dinegara maju maupun negara berkembang. Saya katakan, bagaimana kalau mama punya gagasan untuk diajukan pada “Menteri Peranan Wanita” untuk membuat “Rumah Singgah” bagi para gadis yang terengut kegadisannya dan hamil, jadi selama kehamilan dia boleh tinggal dan melahirkan dengan selamat, dan kita akan urus anaknya sampai ada yang mengadopsi, jika dia tidak mau memelihara anak tersebut. sponsor untuk pendanaan bisa kita bantu cari.


Anak saya terbahak-bahak, dia katakan : “mama, idemu sangat bagus.! Tapi di Indonesia, para gadis memilihi kehilangan nyawanya ditangan pacar yang gelap mata karena dituntut menikahi, atau ditangan dukun atau dokter yang mengugurkan janinnya, atau mereka bunuh diri karena bingung sendiri.! hal tersebut mereka lakukan daripada harus kehilangan kehormatannya (baca: nama baiknya) karena hamil diluar nikah.!”


Mereka tidak akan mau terdaftar sebagai penghuni rumah calon ibu tanpa ayah, karena nanti ketauan dia telah menjadi pelaku ‘freesex’ lebih tepatnya ngesex yang dilakukan tanpa mikir, hanya coba-coba, ngesex tanpa ikatan status suami istri, karena kalau orang yang memang mahir dan total penganut freesex, jelas-jelas dikantongnya selalu ada kondom atau pil anti hamil.! Jadi menurut aku, benar mama bilang, kegadisan itu adalah kehormatan, bukan keperawanan, karena keperawanan (bisa) sudah hilang, tapi predikat gadis, sebagai perempuan single yang terhormat (tidak hamil), itu yang mati-matian dibela.!


Ach ini dilema hati nurani.! aborsi atau tidak semua berpulang pada pikiran setiap individu, sebagai orang tua, tentu saja kita tidak serta merta menghujat / memghukum bahkan mengusir anak kita jika mereka terpaksa ‘jatuh’ dalam mencobai nikmatnya seks yang berakibat tumbuhnya janin.! yang bisa kita lakukan perbanyaklah memberi masukan dan perbanyaklah diskusi tentang sebab akibat seks yang dilakukan dengan bebas.! jadilah teman akrab putra putri kita, bukan menjadi sosok seorang munafik yang hanya bisa melarang tanpa memberi contoh dalam perbuatan.


semoga tulisan ini bermanfaat untuk kita semua,

baik pada yang posisi sebagai orang tua atau sebagai anak.!


keterangan :

gambar 1, 2, 3, 4 diambil dari google

gambar teknik aborsi, dari slide Univ kedokteran

tulisan lengkap pernah dimuat di :

http://www.koki-kolomkita.com/baca/artikel/8/945/sang_gadis_dan_kegadisannya

dengan nick Srikandi ( Lianny Hendranata)



Senin, 01 Maret 2010

Ach aku impoten.!

Jika kita betul-betul tidak menikmati stres yang muncul dalam kehidupan sebagai tantangan, maka stres itu akan menekan dan mempengaruhi kekebalan tubuh dan mental, juga tingkat-tingkat energi serta keadaan pikiran kita, sehingga mempengaruhi mutu kehidupan. Hal ini terjadi dalam hidup yang penuh persaingan ketat dalam karier dan bisnis.


dibawah ini kisah seorng klien yang kita nama saja, si Cap Cay, dan artikel ini pernah tayang di SP edisi 19 oktober 2003, semoga pembaca bisa mengambil manfaat dari tulisan ini.



Cap Cay adalah seorang lelaki yang terkenal sebagai top sales yang luar biasa. Bagaimana tidak? Sebagai orang muda yang dinamis, pekerjaan jadi sales sudah dia lakukan sedari duduk di perguruan tinggi, ketika ia banyak memasarkan barang kebutuhan harian yang mudah laku pada teman-teman kuliahnya. Sampai saat ini, dia sudah malang melintang di dunia pemasaran hampir separo umur hidupnya yang sudah mencapai kepala empat.


Seperti kata pepatah, “Semakin tinggi kita berada, semakin keras angin bertiup.” Nah, pepatah itu yang sekarang Cap Cay alami dalam hidupnya.


Dulu Cap Cay hanya seorang anak buah. Seandainya target pemasaran tidak dicapai, ada manajer yang akan menutupi supaya pembukuan selalu beres dan target gol. Sekarang Yadi sudah menjadi general manager perusahaan eceran yang merajai pasar di seluruh pelosok kota maupun desa.


Sebagai bos, dia menikmati arti fasilitas yang diberikan perusahaannya, yaitu rumah di kompleks perumahan mewah serta mobil sedan yang siap dipakai dan terasa sudah menjadi milik sendiri walaupun di surat mobil tertera mobil milik perusahaan. Istri yang cantik, dua orang remaja putri yang terpenuhi segala keperluannya mewarnai kehidupan Yadi yang tampak berseri.



Kelelahan Pikiran


Cap Cay Belakangan ini, punya rahasia kecil di hati yang dia simpan sendiri. Kadang-kadang, tatkala dia bisa sampai di rumah di bawah jam sembilan malam, sesudah mandi dan makan malam yang sudah langka dilakukan di rumah mengingat jam keberadaannya di rumah hampir selalu larut malam, dia berusaha memberi nafkah batin kepada istrinya yang juga sudah jarang dilakukan. Badan dan pikirannya sangat lelah didera pemikiran untuk mencapai target-target pemasaran setiap hari, setiap minggu, setiap bulan, dan setiap tahun yang harus selalu meningkat. Dalam rumus target pemasaran di perusahaan, tidak ada istilah menurun, semua harus selalu meningkat!


Kala dia berhubungan intim dengan istrinya, Cap Cay sering gagal disebabkan si “buyung” tidak mau diajak bekerja sama. Dia sama loyonya dengan badan yang kelelahan, dan pikiran Cap Cay yang selalu ke angka penjualan.


Walaupun istrinya banyak maklum, sebagai laki-laki muda yang normal, diam-diam Cap Cay menyimpan rasa waswas, jangan-jangan aku sudah impoten. Demikian pikirnya!


Atas saran teman-teman dekatnya, Cap Cay mulai mengonsumsi vitamin tambahan untuk tujuan yang satu itu, bahkan sengaja titip-titip teman yang ke luar negeri untuk membeli obat atau vitamin yang lebih top, tetapi tetap saja belum mendatangkan hasil yang nyata.


Cap Cay kecut juga menghadapi kenyataan itu, lebih-lebih kala pembukuan menunjukkan macetnya satu dua daerah sasaran andalan untuk produk tertentu karena target bukannya meningkat, yang terjadi malah anjlok.


Cap Cay pun benar-benar merasa tidak berdaya, terakhir berhubungan intim dengan istrinya yang mulai berkomentar. “Lho, umur belum setengah abad, kok sudah loyo tidak bisa dipakai.” Kata-kata istrinya itu selalu bergema di relung hati Cap Cay membuatnya bertambah frustrasi.


Teman-temannya menyarankan untuk mencobanya metode pamungkas yang mereka rasakan cukup efektif, yaitu mencoba berhubungan dengan “perempuan lain”. Mereka berpendapat ada kalanya kalau dengan yang di rumah karena bosan jadi tidak bisa, tetapi dengan orang baru mungkin bisa. Tetapi, Cap Cay adalah figur suami setia, dia tidak setuju dengan metode teman-temannya.


Bagaimana mungkin, tanyanya dalam hati juga kepada teman-temannya, dengan istri yang aku cintai saja tidak bisa, apalagi dengan orang lain. Tetapi, karena sudah dicoba segala macam obat dan vitamin tetap saja tidak berfungsi, suatu hari Cap Cay belajar dari teman-temannya untuk sekadar “mencoba jajan” rasa kikuk dan rasa bersalah menambah frustrasinya.


Yang terjadi mereka hanya ngobrol ke kiri ke kanan dan Cap Cay memberi sejumlah uang kepada gadis muda tersebut, dan pulang dengan kepala yang lebih berat dari biasanya. Ternyata dengan perempuan lain pun dia gagal. Ya, impotenlah aku ini, demikian jerit Cap Cay dalam hati dengan sedih dan putus asa.



Impoten karena Stres


Mengapa gairah seks menurun atau bahkan hilang, banyak penelitian membuktikan bahwa keluhan impoten dari seseorang bukan disebabkan oleh masalah dari organ seks itu sendiri, tetapi lebih banyak faktor penentunya, yaitu pikiran yang diistilahkan dengan kata “stres”.


Banyak laki-laki yang hilang kejantanannya saat melakukan hubungan seks dikarenakan beban pikiran akibat pekerjaan yang membutuhkan pemikiran yang kuat dan rumit yang menenggelamkannya ke dalam frustrasi yang berkepanjangan.


Ya, tidak disangkal lagi para suami menjalani kehidupannya sebagai kepala rumah tangga yang harus bertanggung jawab akan kebutuhan keluarganya, sudah sewajarnya mereka berusaha untuk selalu maju dalam jenjang prestasi.



Maka ada ahli yang mengatakan, “Di mana kekuatan dan kenikmatan seks yang sesungguhnya? mereka menjawab bahwa itu semua ada dalam otak yaitu pikiran.”

Bukan rahasia lagi, banyak kasus impoten seorang suami terjadi hanya pada pasangan resminya, yaitu istri. Tetapi dengan orang lain tetap bisa, dan merasa baik-baik saja tidak ada masalah. Kenapa bisa terjadi seperti itu? Tentu saja jawabannya juga sederhana, yaitu karena pikirannya, bukan karena organ seksnya!

Kesimpulannya adalah pikiran yang menentukan segalanya, jika pikiran tenang bahagia menciptakan hal-hal positif, segalanya pun bisa berjalan dengan lancar. Daripada lari menjadi pecandu obat-obat kuat, lebih baik menata pikiran dengan meditasi atau olahraga sehingga psikis menjadi tenang dan fisikpun kuat begitu juga ’senjata’ anda.! hahaaaaaa


keterangan :

gambar ilustrasi diambil dari google

asal tulisan Buku INNER POWER halaman 27

penulis Lianny Hendranata

Rabu, 27 Januari 2010

STS (Seks Tanpa Syarat )

Seks merupakan kebutuhan biologis mahluk hidup yang tidak bisa dihindari dan tidak bisa dihilangkan dari kehidupan itu sendiri, jelas sebagai manusia ‘normal’ kita membutuhkan hubungan intim ini.

Maka perlu ditegaskan bahwa kegiatan

seks sebagai penyaluran kebutuhan biologis saja,

sangat berbeda dengan seks yang bisa menghasilkan anak.!!!



Kalimat “cinta tanpa syarat”, pasti kita semua sudah pernah membacanya, dan mungkin sudah melaksanakannya. Tetapi bagaimana dengan fenomena “seks tanpa syarat”…? Jika membahas soal ini, pasti akan ramai dan banyak debat akan digerai, di mana ujungnya adalah makna kata “moral” yang jadi primadona untuk diketengahkan sebagai wasitnya.


Membicarakan “seks tanpa syarat”, selain terkaitnya makna kata “MORAL”, yang tidak bisa kita lepaskan adalah makna kata “hak”, yaitu HAK untuk menikmati apa yang kita mau, dan apa yang bisa kita dapat, tanpa menganggu orang lain. maka tidak heran,sekarang banyak masyarakat di kota - kota besar menjalani kehidupan ’seks tanpa syarat’ ini, baik single dengan single, maupun double dengan double.! yang lebih gawat lagi, hal ini berkembang subur di rumah-rumah kost mahasiswa.!



Sejak zaman purba, seks merupakan kebutuhan biologis mahluk hidup yang tidak bisa dihindari dan tidak bisa dihilangkan, yang ada adalah kesempatan untuk mengendalikan penyaluran keinginan biologis ini secara bijaksana, dan jangan lupa aman terkendali!


Maka perlu ditegaskan bahwa kegiatan seks sebagai penyaluran kebutuhan biologis saja, sangat berbeda dengan seks yang bisa menghasilkan anak.!!!


Sayangnya, banyak anak muda melupakan dan melakukan kegiatan penyaluran kebutuhan biologisnya dengan tidak memperhatikan “keamanan”, akhirnya menjadi polemik berkepanjangan jika sampai terjadi hamil!


Kita melihat drama kehidupan yang memprihatinkan, di mana beberapa mahasiswi harus menjadi korban pembunuhan teman main seksnya, karena kepanikan dalam menangani masalah kehamilan di luar perhitungan ini.


Tulisan ini bukan dimaksud untuk menilai benar atau salah, suci atau tidak suci seseorang melakukan hubungan seks di luar pernikahan. itu sepenuhnya tanggung jawab diri masing-masing, sebagai orang tua kita tidak bsia mengawasi 100% gerak hidup anak-anak kita, tetapi berdasarkan pengalaman melihat, anak-anak yang diberi pengertian akan bahaya dan resiko seks bebas, mereka lebih waspada dalam memandang kegiatan seks ini, dibanding anak-anak yang terkekang dengan banyak peraturan dan kemarahan orang tuanya tentang pergaulan anak-anak mereka.


Kembali pada topik di awal tulisan ini, yaitu membicarakan “seks tanpa syarat”, yang selanjutnya akan kita singkat saja dengan STS. Kita ingat juga dengan istilah “free sex”, yaitu istilah dari negara Barat, di mana kondisi pelaku “free sex” bebas dari keterikatan komitmen, seperti harus menikahi, atau harus setia pada satu orang saja dan sebagainya. Sebagai contoh, anak muda di negara Barat bisa berucap pada kekasihnya: “Saya cinta kamu, tetapi sekarang saya mau berhubungan intim dengan temanmu.” Di sini kita melihat bagaimana seseorang bisa bicara terus terang bahwa mencintai dan berhubungan intim adalah hal yang berbeda.


Nah, sekarang apa yang dimaksud dengan STS itu? Kita sudah tahu dengan seks yang dibayar, di mana wanita mendapat gelar pelacur, dan lelaki mendapat gelar gigolo. Tetapi bagaimana dengan STS ini? Ternyata seks tanpa syarat ini sudah lama menjadi semacam model dari pergaulan modern di kota-kota besar, termasuk di negara kita. Banyak istilah kita dengar, mulai dari SAL (sex after lunch) atau BBS (bobo bobo siang), bisa juga BBSS (buang-buang sperma sore), dan masih banyak istilah lainnya.


Seks tanpa syarat dimaksud adalah bersih dari imbalan bentuk uang atau barang, dan tidak terikat perasaan harus setia dengan seorang saja, atau harus menikahinya dan sebagainya. Yang menjadi syarat hanyalah sebuah KOMITMEN yaitu “TANPA TUNTUTAN” yang berlaku pada kedua pihak.


Di internet banyak beredar tip-tip untuk relasi seperti ini, misalnya carilah teman untuk kegiatan ini yang setara dalam pendidikan, ekonomi, dan cara berpikir. Sebab, tidak tertutup kemungkinan relasi tanpa syarat ini menjadi masalah dan bumerang yang akan melukai pelakunya, apabila didapat pengingkaran untuk komitmen yang sudah disepakati, yaitu tanpa tuntutan apa pun, dan tidak mengganggu kenyamanan hidup orang lain dari masing-masing pihak.



Gegap gempita hidup di kota-kota besar, bukan berarti kita harus lebur dengan gaya hidup sebagian penghuninya, jelas sebagai makhluk merdeka kita juga punya kemerdekaan diri untuk berkata TIDAK atas ajakan STS ini.!


Mariska pernah menulis artikel yang merupakan hibauan, “waspada terhadap prilaku seks suami istri yang menyimpang” coba buka lagi disini >> http://sosbud.kompasiana.com/2009/12/12/waspadalah-terhadap-kelompok-suami-istri-berperilaku-seks-menyimpang-ini/


Seorang klien curhat pada saya, bahwa hidupnya hancur karena pasangan STS nya berubah menjadi monster yang menteror hidupnya, dimana klien tersebut berniat menyudahi petualangannya dalam gaya STS ini, sebaliknya pasangannya tidak rela melepaskan, walaupun kedua pihak masing-masing diri mereka sudah punya rumah tangga yang cukup ekonomi, cukup ideal dalam banyak hal, hanya mungkin (ini penilai pribadi saya) yang kurang pada diri mereka, adalah keintiman, kemesraan, kebersamaan, pengertian dan lunturnya komitmen atas sebuah mahligai pernikahan.! sebab jika sepihak saja yang menghargai pernikahannya dengan menjaganya tanpa mau menyakiti pasangannya, walaupun mungkin dia pernah terjatuh dalam STS ini, tetapi pihak lain menyepelekan pernikahannya sendiri, yang ada kehancuran bagi semua pihak.!


Tidak ada yang bisa saya berikan untuk mengatakan, sebaiknya kembalilah kita masing-masing pada seks sehat dengan pikiran dan hati yang ’sehat’, agar hidup yang sudah banyak keruwetan ini, tidak menjadi bertambah rumit.!


akhir kata, saya mohon maaf, warga Kompasiana jangan merasa digurui oleh tulisan saya ini, tetapi marilah kita berdiskusi di kolom komentar agar hidup kita lebih mesra dan harmonis dalam komunitas ini.

salam persahabatan untuk semua.!

ditayangkan juga di KOMPASIANA

http://kesehatan.kompasiana.com/2010/01/27/sts-seks-tanpa-syarat/


keterangan :

Foto ilustrasi diambil dari google

sumber tulisan : http://www.suarapembaruan.com/News/2007/11/25/Psikolog/psi01.htm

judul : Kejiwaan dalam penyaluran kebutuhan Biologis, penulis Lianny Hendranata.



Selasa, 26 Januari 2010

Warna Aura yang sama menyebabkan perselingkuhan.?

sumber tulisan diambil dari :

http://lifestyle.okezone.com/konsultasi/read/2009/12/03/233/281329/warna-aura-yang-sama-sebabkan-perselingkuhan


Kenapa suami saya meninggalkan saya untuk menikahi wanita yang auranya sama.?

apa betul aura yang sama membuat orang cepat terpikat.?

Apakah Aura berwarna sama buat dipelet.?



kompasianer, ini saya copy kan konsultasi seseorang yang keheranan dengan perselingkuhan suaminya yang mengatas namakan warna aura, mungkin kita bisa berbagi info dan memberi jalan keluar padanya untuk dia bisa melanjutkan hidupnya. (saya sdh dpt izin dari klien ini untuk memposting konsultasinya disini) ayo Mariska atau siapa saja bisa membantu, tolong tulis dikolom komentar ya. Trims.!


foto ini diambil dari : google


Dear L.H

saya mau tanya tentang aura, saya orang awam yang tidak mengerti tentang hal ini, tapi saya dapat masalah yang berkaitan dengan aura ini.

masalah saya, suami menikahi selingkuhannya, yang katanya mereka berjodoh karena warna auranya sama.

pertanyaan saya, apakah aura itu.?

kenapa suami saya meninggalkan saya untuk menikahi wanita yang auranya sama.?

apa betul aura yang sama membuat orang cepat terpikat.?

Terima kasih atas jawabannya,

Nony Kristanty (bukan nama sebenarnya)


Jawaban:

Hai Nony, langsung saya jawab saja pertanyaanmu ini, semoga bisa dimengerti.

Warna Aura yang sama dengan kasus Perselingkuhan dan Perceraian, adalah tiga hal yang berbeda, walaupun bisa saling berkaitan, jika memang dikait-kaitkan.

Pertanyaan ke 1 dan ke 3 jawabannya saya gabung menjadi satu.

Energi AURA sangat besar pengaruhnya pada kehidupan kita, walaupun tidak semua orang bisa melihat dan merasakan keberadaan energi ini secara kasat mata, tetapi energi ini selalu ada mengelilingi tubuh fisik kita, tentang apa itu energi AURA sudah saya jelaskan mendetail pada artikel “Mengenal Aura untuk Kesehatan”

Warna aura tidak ada yang lebih baik dari warna lain, tetapi sebuah aura sehat mempunyai ciri: 1) tepian lingkarannya mulus, 2) warnanya cerah, 3) kepadatannya sempurna. 4) getarannya stabil


contoh dari Lingkaran medan energi Aura yang tidak sehat


Warna aura merupakan proyeksi karakter seseorang, seperti kita ketahui seseorang yang memiliki medan aura berwarna merah, orange, dan kuning, lebih bersikap ‘membumi’ banyak gerak dan berorentasi pada apa yang dilihat dan berpikir secara logika. Sedangkan orang yang memiliki medan energi berwarna hijau, biru dan unggu, lebih bersikap ‘melangit’ banyak merenung, dan berpikir secara detail mendalam dengan perasaan.



Jelas sikap keseharian juga sangat berbeda, sebagai contoh, jika orang yang auranya dalam gradasi warna merah, orange dan kuning dalam kondisi marah, dia bisa berteriak-teriak dan banyak berexpresi dengan fisiknya. Sedangkan yang bergradasi warna hijau, biru dan unggu, walaupun dalam kondisi marah, dia bisa menjaga perasaannya untuk tetap ‘diam’ dan mengexpresikan marahnya dengan lebih lembut, mungkin dia tidak menggunakan bahasa verbal tapi lebih pada bahasa tubuh.


Jadi keuntungannya jika kita bertemu dengan warna aura yang sama, banyak kecocokan yang bisa ditemui, seperti hobi, gaya hidup, gaya pikir dan sebagainya. Tetapi bukan berarti hal ini penyebab suami ibu menceraikan ibu untuk menikahi perempuan lain, dimana warna aura mereka sama.


contoh dari medan energi aura yang cukup sehat,

ditandai dengan lingkaran yang jelas dan warnanya cerah


Di dunia ini banyak orang yang warna aura nyaris sama, sebab sesungguhnya sebuah aura tidak ada yang sama persis bahkan anak kembar sekalipun. jadi kesamaan warna aura bukan menjadi pembenaran untuk bercerai dan menikah lagi. Sekali lagi saya tegaskan, warna aura yang sama membuat seseorang merasa cepat cocok, dan ‘nyambung’ jika ngobrol dan menjalankan hobi, hal ini yang membuat seseorang terpikat dengan warna aura yang sama dengan dirinya.


Untuk menjawab pertanyaan ke 2, saya copy disini ya “kenapa suami saya meninggalkan saya untuk menikahi wanita yang auranya sama.?” Hal ini mungkin lebih cocok ibu konsultasi kepsikolog pernikahan, dan walaupun sudah agak terlambat karena kalian sudah bercerai dan suami menikah lagi, tapi apa salahnya mencari penyebabnya kenapa hal ini terjadi, sebab perceraian biasanya merupakan ekspresi final dari sebuah proses masalah persuami istrian yang berlarut dalam jangka waktu cukup lama, jadi tidak mungkin tiba-tiba pasangan menginginkan perceraian tanpa alasan.


Demikian saya mencoba menjawab pertanyaan anda, semoga bisa dimengerti .


salam hangat dari :

L.H

keterangan :

foto aura, koleksi pribadi, eksperimen dari AVS mesin aura generasi ke 3